Selain itu, informasi teknologi yang disampaikan oleh makhluk roh lewat buku Urantia itu menyebutkan bahwa ada partikel yang lebih kecil dari elektron, yaitu ultimaton. Alam semesta berasal dari ledakan besar pertama yang dilakukan oleh Master Force Organizers yang diutus Tuhan.
Mengenai asal usul Tata Surya, planet-planet terbentuk karena lewatnya sistem dark-matter Angona dekat Matahari, yang menyebabkan tersedotnya sebagian massa Matahari membentuk planet-planet yang jumlahnya 12.
Planet nomor 5 antara Mars dan Jupiter hancur akibat mengorbit terlalu dekat ke Jupiter. Sementara bulan sebenarnya adalah sebuah planet yang ‘ditangkap’ oleh Bumi. Pada mulanya, Bumi setelah terbentuk dan memadat, diselimuti air, setelah itu barulah muncul daratan tunggal, yang kemudian terpecah menjadi beberapa benua.
Manusia berevolusi dari tumbuhan primitif, hewan, dinosaurus, mammalia, monyet, manusia purba. Tumbuhan pertama itu adalah rekayasa genetik buatan para Life Carrier yang diutus dari pemerintah Local System.
Manusia hasil evolusi terdiri dari ras merah (indian), kuning (cina), biru (eropa), indigo (negro), hijau, dan orange.
Belakangan ditambah oleh ras ungu (Adam) yang bukan asli Bumi. Ras ungu paling banyak bercampur di Timur Tengah dan dengan ras biru (Eropa-Amerika) serta Cina Utara.Keturunan mereka paling unggul dari genetik : ketahanan fisik, keberanian, kepandaian dan spiritual.
Lebih jauh lagi, diungkapkan bahwa manusia bisa menempuh perjalanan luar angkasa, dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya, menggunakan kendaraan malaikat serafim (enseraphimed).
Dalam pelaksanaannya, manusia ‘dibungkus’ dan dibawa dalam kondisi tidur.
Paper 23, halaman 260 menyebutkan bahwa batas maksimum metode serafim ini adalah 558.840 mil per detik dan kecepatan rata-ratanya adalah 550.000 mil per detik.Selain ituSolitary Messenger dan Gravity Messenger bisa melesat jauh lebih cepat lagi.
BAGIAN I: ALAM SEMESTA PUSAT DAN LUASBagian yang terdiri dari 31 paper ini menggambarkan sifat dasar Ketuhanan, realitas Sorga, pengaturan dan kerja semesta pusat dan semesta luas, kepribadian-kepribadian alam semesta, dan takdir puncak setiap mahluk hidup evolusioner. Dokumen-dokumen ini disponsori, dirumuskan, dan dijadikan kedalam bahasa Inggris oleh sebuah komisi yang terdiri dari 24 administrator spiritual yang bertindak sesuai dengan mandat yang diberikan oleh "high deity authorities", yaitu Ancients of Days, yang menginstruksikan pewahyuan ini di Urantia pada tahun 1934 Masehi.
BAGIAN II: ALAM SEMESTA LOKALAlam semesta lokal adalah hasil karya Creator Son dari urutan Michael. Semesta terdiri dari 100 konstelasi, masing-masing mencakup 100 sistem. Setiap sistem pada saatnya akan memiliki 1000 planet tempat hidup. Dunia kita, Urantia, termasuk pada sebuah semesta lokal yang kekuasaannya dipegang oleh Michael, Anak Tuhan dan Anak Manusia, yang dikenal di dunia ini sebagai Yesus dari Nazaret. Di dalam alam semesta pusat Bapa Semesta Alam (Tuhan) hadir secara pribadi; di dalam alam semesta, galaksi dan planet Tuhan kita "diwakili" oleh Kuasa Anak-anaknya, sementara dia juga hadir di dalam hati setiap mahluk hidup yang menjadi anak-anaknya yang diwujudkan pada hadirnya Thought Adjuster (Penyearah Pikiran). Duapuluh lima paper yang membentuk Bagian II ini mengungkapkan tentang karir kenaikan manusia setelah menjalani kehidupan awalnya di planet yang berkembang.
BAGIAN III: SEJARAH URANTIASekitar 1,000,000,000 tahun yang lalu Urantia (planet bumi) telah mencapai kira-kira ukuran sekarang. Pada saat itu ditempatkanlah pada registrasi semesta lokal kita, Nebadon, dan diberikan nama, Urantia [hal. 660, par.3]. Ke-63 paper yang membentuk bagian ini menghubungkan sejarah planet kita, perkembangan geologisnya; pembentukan kehidupan; evolusi dan sejarah manusia, perkembangan berbagai peradaban, institusi dan pemerintahan manusia. Disini juga diungkapkan konsep Trinitas, evolusi agama, Roh Tuhan (Thought Adjuster), keselamatan personalitas, dan pemberian-pemberian Michael Kristus. "Urantia is the sentimental shrine of all Nebadon, the chief of ten million inhabited worlds, the mortal home of Christ Michael, sovereign of all Nebadon, a Melchizedek minister to the realms, a system savior, an Adamic redeemer, a seraphic fellow, an associate of ascending spirits, a morontia progressor, a Son of Man in the likeness of mortal flesh, and the Planetary Prince of Urantia. And your record tells the truth when it says that this same Jesus has promised sometime to return to the world of his terminal bestowal, the World of the Cross." [hal. 1319, par. 1]
BAGIAN IV: KEHIDUPAN DAN AJARAN-AJARAN YESUSBagian ini terdiri dari 77 paper yang memberikan catatan tahun ke tahun, kehidupan dan ajaran-ajaran Anak Manusia; masa kecilnya, masa muda, dan perjalanan-perjalanan awal yang ditempuh; pelayanan pribadi dan publik yang dilakukan; pemilihan dan pengajaran ke-dua belas murid; pengadilan, kematian, dan kebangkitannya. Biografi Yesus ini mengisi bagian terakhir Buku Urantia. Ketiga bagian pertama dari buku ini merupakan pengantar yang memberitahukan kita, latar belakang semesta, bagi sebuah drama yang sangat memikat tentang kehidupan kemanusiaan-ketuhanan Yesus di planet kita. Penyajiannya maka dari itu tentang gambaran kehidupan yang tidak tertandingi didalam rangka kosmiknya adalah klimaks, kesimpulan akhir yang cocok dari wahyu Urantia.
Kehidupan dan ajaran Yesus dalam bentuknya yang asli orisinil, tidak dibebani oleh tradisi dan dogma, sejauh ini adalah pertolongan yang paling besar yang dapat dimiliki oleh manusia mahluk hidup dari jaman ke jaman untuk mencapai Sorga. "The great hope of Urantia lies in the possibility of a new revelation of Jesus with a new and enlarged presentation of his saving message which would spiritually unite in loving service the numerous families of his present-day professed followers." [hal. 2086, par. 2] "The time is ripe to witness the figurative ressurection of the human Jesus from his burial tomb amidst the theological traditions and the religious dogmas of nineteen centuries.... What a transcendent service if, through this revelation, the Son of Man should be recovered from the tomb of traditional theology and be presented as the living Jesus to the church that bears his name, and to all other religions!" [hal. 2090, par. 3
